Minuman tradisional Indonesia sangat banyak ragamnya, karna negaranya luas dengan budayanya yang berbeda beda termasuk keaneka ragamamnya dalam meracik berbagai minuman.
Negara Indonesia adalah negara nomor dua di dunia yang paling kaya dengan berbagai tanaman obat tradisionalnya setelah Brazil?
Bukan rahasia lagi, Indonesia adalah negara dengan kekayaan alam yang berlimpah sehingga banyak aneka minuman tradisional yang dibuat masyarakatnya.
Sejak zaman dahulu, masyarakat Indonesia sangat bergantung dengan alam. Baik untuk mendapatkan kebutuhan pokok seperti makanan dan minuman, hingga untuk perawatan kesehatan dan kecantikan.
Nenek moyang bangsa Indonesia mengolah buah, daun, akar, bunga, kulit kayu, dan umbi-umbian untuk menjaga kesehatan dan menyembuhkan berbagai penyakit. Campuran tanaman obat inilah yang dikenal dengan minuman tradisional
Menurut BP POM, minuman tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berasal dari tumbuhan, hewan, mineral, sediaan sarian (galenik) atau campuran dari bahan tersebut yang digunakan turun temurun untuk pengobatan berdasarkan pengalaman. Pengolahan minuman tradisional antara lain adalah dengan direbus atau digodok, dikeringkan, atau dikonsumsi langsung.
Zaman sekarang telah tersedia minuman tradisional instant berbentuk sachet/packing yang diproduksi di pabrik-pabrik. Meskipun demikian, di kota-kota besar masih bisa ditemukan minuman tradisional yang dijual secara tradisional, oleh para penjual jamu gendong atau pedagang kaki lima.
Kurang lebih terdapat delapan jenis minuman tradisional yang dijual oleh penjual jamu gendong, yaitu beras kencur, cabe puyang, kudu laos, kunci suruh, uyup/uyup/gepyokan, kunir asam, pahitan, dan sinom. Jamu bisa juga dicampur dengan jeruk nipis, madu, hingga kuning telur.
Banyak khasiat yang dapat diperoleh dari minuman tradisional. Antara lain mengobati pegal linu, memperlancar haid, menghilangkan bau badan, menambah nafsu makan, menghilangkan panas dalam dan sariwan, menyegarkan badan, melancarkan peredaran darah, dan lain sebagainya.
Minuman tradisional Indonesia juga kini banyak diolah secara modern dengan standardisasi yang digunakan untuk menjamin kualitas, keamanan, dan kemanjuran yang teruji secara klinis.
Hmm.. bagus sekali. Daripada minum obat-obatan berbahan kimia, bukankah sebaiknya kita kembali ke alam?
ARTIKEL BERIKUTNYA>>>>>>
Negara Indonesia adalah negara nomor dua di dunia yang paling kaya dengan berbagai tanaman obat tradisionalnya setelah Brazil?
Bukan rahasia lagi, Indonesia adalah negara dengan kekayaan alam yang berlimpah sehingga banyak aneka minuman tradisional yang dibuat masyarakatnya.
Sejak zaman dahulu, masyarakat Indonesia sangat bergantung dengan alam. Baik untuk mendapatkan kebutuhan pokok seperti makanan dan minuman, hingga untuk perawatan kesehatan dan kecantikan.
Nenek moyang bangsa Indonesia mengolah buah, daun, akar, bunga, kulit kayu, dan umbi-umbian untuk menjaga kesehatan dan menyembuhkan berbagai penyakit. Campuran tanaman obat inilah yang dikenal dengan minuman tradisional
Menurut BP POM, minuman tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berasal dari tumbuhan, hewan, mineral, sediaan sarian (galenik) atau campuran dari bahan tersebut yang digunakan turun temurun untuk pengobatan berdasarkan pengalaman. Pengolahan minuman tradisional antara lain adalah dengan direbus atau digodok, dikeringkan, atau dikonsumsi langsung.
Zaman sekarang telah tersedia minuman tradisional instant berbentuk sachet/packing yang diproduksi di pabrik-pabrik. Meskipun demikian, di kota-kota besar masih bisa ditemukan minuman tradisional yang dijual secara tradisional, oleh para penjual jamu gendong atau pedagang kaki lima.
Kurang lebih terdapat delapan jenis minuman tradisional yang dijual oleh penjual jamu gendong, yaitu beras kencur, cabe puyang, kudu laos, kunci suruh, uyup/uyup/gepyokan, kunir asam, pahitan, dan sinom. Jamu bisa juga dicampur dengan jeruk nipis, madu, hingga kuning telur.
Banyak khasiat yang dapat diperoleh dari minuman tradisional. Antara lain mengobati pegal linu, memperlancar haid, menghilangkan bau badan, menambah nafsu makan, menghilangkan panas dalam dan sariwan, menyegarkan badan, melancarkan peredaran darah, dan lain sebagainya.
Minuman tradisional Indonesia juga kini banyak diolah secara modern dengan standardisasi yang digunakan untuk menjamin kualitas, keamanan, dan kemanjuran yang teruji secara klinis.
Hmm.. bagus sekali. Daripada minum obat-obatan berbahan kimia, bukankah sebaiknya kita kembali ke alam?
ARTIKEL BERIKUTNYA>>>>>>







0 comments:
Post a Comment